Lupa Mengeluh

Belakangan ini seringkali saya dihinggapi rasa rindu masa anak-anak. rindu yang kadang-kadang muncul, ketika sedang mendapati problema hidup yang dirasa berat untuk dihadapi. Tidak punya sandaran yang kuat untuk bersama-sama menjalani ujian serta cobaan di tempat persinggahan kali ini. Rasa sepi terus menerus bermunculan walau berada di keramaian sekalipun. Saya masih mencoba bertahan dan menyemangati diri yang sungguh ternyata banyak sekali kekurangannya ini.

Kesibukan membuat saya tidak sempat atau bahkan lupa untuk mengeluh. padahal ingin sekali rasanya membuang semua hal-hal yang membuat isi kepala mumet dan terasa pening. Agar ruang kepala yang sudah mulai kepenuhan ini, bisa sedikit lega. Dan nantinya tidak meledak, hingga tumpah serta berserakan dimana-mana. 

2 comments:

Mas Agus said...

Tetap semangat mbak, kalo memang ada teman yang bisa dipercaya curhat saja masalah isi kepala yang bikin mumet dari pada dipendam sendiri.🙂

Rizky Amin said...

Menulis di blog juga bisa jadi tempat curhat mbak. Tuliskan uneg-uneg nya.

Post a Comment

 
;